Rabu, 07 Desember 2011

ASPEK HUKUM MENGENAI HAK MASYARAKAT TERHADAP INFORMASI LINGKUNGAN HIDUP


Oleh : Farhan Saleh
Dosen Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAK

            Pencemaran lingkungan hidup merupakan masalah yang sulit, bukan hanya karena dampaknya bagi kesehatan dan keselamatan manusia, tetapi juga karena menggambarkan kualitas kebijakan yang melekat dibalik seluruh proses pembangunan industri. Pencemaran yang dilakukan sebuah perusahaan industri akan merugikan masyarakat sekitar, disebabkan karena kurangnya pertanggungjawaban dalam pengolahan limbah dan karena adanya kesengajaan pemberian informasi yang tidak benar. Masyarakat sebagai bagian dari lingkungan hidup memiliki hak untuk mendapatkan lingkungan yang baik dan sehat dan masyarakat berhak mengetahui atas segala informasi yang ada sangkut pautnya dengan pencemaran lingkungan. Karena itu perlu dikaji dengan seksama bagaimana aspek hukum dari permasalahan hak masyarakat atas informasi lingkungan hidup.

Kata Kunci : Hak Masyarakat, Informasi Lingkungan Hidup

FAKTOR KINERJA GURU TERHADAP PENINGKATAN PRESTASI SISWA PADA ORGANISASI PENDIDIKAN SMP NEGERI 2 JIKUMERASA.


ELLY YUNIAR NITAWATI
Dosen STIE ”Artha Bodhi Iswara”

ABSTRAK

Penelitian ini untuk mengetahui faktor guru tehadap kinerja guru terhadap peningkatan prestasi siswa pada organisasi pendidikan SMP Negeri 2 Jikumerasa. Pada penelitian ini digunakan pendekatan secara kuantitatif, karena variabel-variabel yang akan diamati dan diidentifikasi yang membutuhkan perhitungan yang bersifat matematika, untuk dapat menunjukkan tentang hubungan antar variabel. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) dari persamaan regresi linier berganda di atas sebesar 0,859 yang berarti korelasi (hubungan) variabel bebas dengan variabel Y adalah kuat yaitu sebesar 86%. Standard Error of The Estimated (SEE) sebesar 0,1759.  Makin kecil SEE akan membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel bebasnya Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) dari persamaan regresi linier berganda di atas sebesar 0,859 yang berarti korelasi (hubungan) variabel bebas dengan variabel Y adalah kuat yaitu sebesar 86%. Standard Error of The Estimated (SEE) sebesar 0,1759.  Makin kecil SEE akan membuat model regresi semakin tepat dalam memprediksi variabel bebasnya.

Kata – Kata Kunci: Faktor Kinerja, Guru, Peningkatan, dan Prestasi.

AN ANAYSIS OF WOMAN’S VALUE IN PEARL SYDENSTRICKER BUCK’S THE GOOD EARTH


YULIS SETYOWATI
Dosen pada Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRACT

This article deals with the analysis of woman’s value in The Good Earth. The Good Earth, which conveys the old Chinese values, elucidates how man and woman should perform in their life. Thus, it brings the idea of woman’s value in the old Chinese culture. To come up the idea, the male and female major characters are observed for these two characters represent the belief of being man and woman in old China. The guidelines of characterization and some information about woman in old China are used in the analysis. Through Wang Lung’s and O-lan’s characters, it can be seen that a woman is valued through her beauty, submissiveness, role for giving sons to her husband. A woman, as a wife, she is subject to his husband. Moreover, a woman in old China is treated as a thing that can be sold as a slave. She can be scarified for the family survival.

Keyword:Woman’s Value, Gender, Woman’s stereotype, character, characterization

ANALISA HUKUM TERHADAP HAK GUGAT WAHANA LINGKUNGAN HIDUP (LEGAL STANDING) TERHADAP PT. FREEPORT INDONESIA COMPANY


RIHANTORO BAYU AJI
Dosen pada Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAK

       Pada dasarnya masyarakat mempunyai hak atas lingkungan yang baik dan sehat, sebagaimana diatur di dalam ketentuan pasal 5 Undang-Undang No.23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup.
            Sejak awal, PT. Freeport Indonesia Company (PT. FI) tidak pernah memberikan informasi yang jelas dan benar tentang kemungkinan dampak terburuk dari limbah B3 yang dihasilkannya, bahkan sebaliknya mengatakan bahwa limbahnya tidak berbahaya bagi lingkungan sekitar. PT. FI telah memberikan informasi yang bertentangan dengan fakta, dan menyesatkan masyarakat sehingga merugikan kepentingan masyarakat melaksanakan peranannya dalam rangka pengelolaan lingkungan hidup.
                        Selaku Organisasi Non Pemerintah (Ornop) yang peduli dan bergerak di bidang lingkungan hidup, serta menjadi bagian dari masyarakat yang dirugikan kepentingannya, Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) menilai tindakan PT. FI yang menyebarkan informasi menyesatkan dan manipulatif sebagai perbuatan melawan hukum. Oleh karena itu WALHI menilai penting mengajukan gugatan atas perbuatan PT. FI yang telah membohongi publik tersebut.

KATA KUNCI : Hak Gugat, Legal Standing, Lingkungan Hidup.          

An A n a l y s i s o f C a p t a i n A h a b ' s P s y c h o l o g y I n H e r m a n M e l v i l l e ' s " M o b y – D i c k ”

by:  Johny Sugiono
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Abstract

This study is about the analysis of characters psychology in Herman Moby Dick as seen through the main Character called Captain Ahab. It is also to find the psychology characters of Captain Ahab who wants to kill the white whale to finishing his obsession and deadly revenge. It is also known from captain attitude, that the captain has some or many bad personalities because of the effect from what happened in the passed time in his last voyages. Until he decided to hunt that white whale again, but it became no more rational and not in health minds, just only ambitious and obsession feel. Unexpectedly, it would made him and his crew-ships drove to the deadly ending life, no one has alive just Ishmael who is still alive. 

Keywords : psychology, personalities, and character.

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS KOPERASI DAN UKM KABUPATEN BURU PROPINSI MALUKU


Johan Sujatmiko
Dosen STIE ”Artha Bodhi Iswara”

ABSTRAK

Peneliti bermaksud untuk mengetahui pengaruh motivasi kerja dan iklim organisasi terhadap kinerja pegawai pada dinas koperasi danUKM Kabupaten Buru Propinsi Maluku. Dari hasil penelitian diketahui bahwa nilai koefisien korelasi (R) dari persamaan regresi linier berganda di atas sebesar 0,863 yang berarti korelasi (hubungan) variabel bebas dengan variabel Y adalah kuat yaitu sebesar 86%. Standard Error of The Estimated (SEE) sebesar 0,3586.  Sedangkan dengan nilai determinasi (r2) dan hasil perhitungan t untuk faktor penghargaan lebih besar daripada nilai determinasi (r2) dan nilai t untuk faktor –faktor lainnya, maka faktor penghargaan berpengaruh secara dominan terhadap pembentukan kinerja pegawai. Variabel motivasi kerja yang terdiri dari faktor pengakuan dan kebijakan organisasi maupun variabel iklim organisasi yang terdiri dari faktor penghargaan, dukungan dan tanggungjawab secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buru Propinsi Maluku. Simpulan ini berdasarkan pada hasil uji F yang menunjukkan bahwa F hitung sebesar 11,313 > F tabel sebesar 2,6207. Variabel motivasi kerja yang terdiri dari faktor pengakuan dan kebijakan organisasi maupun variabel iklim organisasi yang terdiri dari faktor penghargaan, dukungan dan tanggungjawab secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buru Propinsi Maluku. Simpulan ini berdasarkan pada hasil uji t yang menunjukkan bahwa t hitung dari faktor pengakuan (2,463), faktor kebijakan organisasi (2,706), faktor penghargaan (2,131), faktor dukungan (2,292) dan faktor tanggungjawab (1,489) terletak pada daerah penerimaan, dimana t hitung > t tabel (1,7109). Faktor penghargaan merupakan variabel yang berpengaruh dominan terhadap kinerja pegawai di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Buru Propinsi Maluku. Simpulan ini berdasarkan hasil uji parsial dimana nilai determinasi (r2) variabel rekan kerja lebih besar dari variabel lain.
Kata-kata Kunci: motivasi kerja, iklim organisasi, kinerja pegawai.

SIKAP KEPERCAYAAN PETANI DALAM MEMILIH BENIH HIBRIDA DAN NON HIBRIDA PADA USAHATANI JAGUNG (Studi Kasus di Kecamatan Puri Kab. Mojokerto Jawa Timur).

Budi Utomo
(Dosen Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya).

Abstract

The purpose of this study are: 1). Analyzing the attitude of the farmers confidence in choosing Hybrid and Non-Hybrid seeds on corn farming. 2). Knowing the superior attributes of hybrid maize seed and non-hybrid is an option for farmers. 3). Analyzing the economic feasibility of farming of corn hybrid and Non Hybrid.  To know the purpose of the first and second analysis was used Fishbein Multiattribute attitude models, while the third objective economic analysis of farming used by an analysis of cost and revenue balance (Return and Cost Ratio).  Results: 1). Farmers consider the most important attributes in selecting seed corn hybrid (P-21), (Bisi-2) is the Production, Growing Power, Brand, Efficiency of Fertilizer Use, Availability and Pricing Seed. While Against Drought Resistant attributes deemed most farmers less important than other attributes. The most important attributes of non-hybrid seed corn (Local) is the price of seed, Growing Power, Production, Brand, Hold On Dryness and Fertilizer Use Efficiency. While Seed Availability attributes deemed most farmers less important than other attributes. 2). Superior attributes selected by farmers on farms using seed corn hybrid (P-21), (Bisi-2) is the production, whereas non-hybrid corn seeds (Local) is the Price of Seed. 3). Corn Farming system using hybrid seeds (P-21) and (Bisi, 2), is more efficient than Non-Hybrid seeds (Local),and economically profitable and feasible to be conducted.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI KERJA KARYAWAN PERUSAHAAN


SUJANI
Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAK


Motivasi adalah kekuatan motorik yang mengakibatkan aktivitas kehidupan, menggerakkan tingkah laku dan mengarahkan ke tujuan tertentu. Motivasi melahirkan fungsi-fungsi penting dan strategis dalam realitas. Motivasi memberikan rangsangan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer yang penting bagi kehidupan. Motivasi juga akan mendorong individu melakukan pekerjaan penting dan berguna dalam kaitannya dengan lingkungan. Motivasi kerja menunjukkan adanya kemauan yang kuat untuk mencapai tujuan perusahaan, serta menunjukkan adanya ketaatan terhadap kewajiban, ada sikap loyal terhadap perusahaan dan pimpinan. Oleh karena itu karyawan dengan motivasi kerja tinggi akan bersikap optimis terhadap tugas dan kewajiban yang diembannya, merasa senang dengan pekerjaan dan ramah terhadap karyawan lain. Begitu pula sebaliknya bila motivasi kerja rendah akan tampak pada perilaku karyawan yang lekas marah, sikap membantah, tidak puas, pesimis dan gelisah.

Kata Kunci: Motivasi Kerja, Karyawan Perusahaan

KAJIAN DESKRIPTIF TENTANG PEMELIHARAAN TANAMAN PANILI (Vanilla planifolia) PADA USIA PRODUKTIF

Oleh :
Bambang Gunawan
Dosen Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Surabaya

RINGKASAN

Jenis-jenis tanaman panili cukup banyak jumlahnya, tetapi yang umum dibudidayakan oleh petani di Indonesia maupun negara lain, antara lain jenis Vanilla planifolia, Vanilla pompona, dan Vanilla tahitensis; karena ketiga spesies ini mempunyai arti ekonomis tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran yang lengkap dan jelas tentang pelaksanaan pemeliharaan tanaman panili (Vanilla planifolia) produktif, yang dilakukan di Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo Kabupaten Malang.
Penelitian ini dilaksanakan di lokasi budidaya tanaman panili terdapat di Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang.  Daerah ini terletak sekitar 47 km kearah timur dari kota Malang dan secara topografi umumnya berbukit-bukit dan cukup terjal, dengan letak ketinggian 750-800 meter diatas permukaan laut.  Kondisi iklim tergolong iklim basah, dimana hujan dapat turun sewaktu-waktu setiap hari.  Suhu rata-rata berkisar 21-240C dengan kelembaban antara 80-89%. Curah hujan rata-rata tiap tahun sebesar 3042 mm.  Jenis tanah andosol yang berwarna kekuningan, berstruktur berdebu dan bertekstur gembur dengan drainase baik.  Derajad keasaman (pH) berkisar 5,5 – 6,5 dengan kemiringan tanah sebesar 25-350.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif, dengan metode penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data yang diperlukan, adalah : melakukan observasi, kuesioner, dokumentasi, dan referensi.  Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa :
           1.  Pemeliharaan tanaman panili (Vanilla planifolia) produktif yang dilakukan di Perkebunan
               rakyat di Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Malang, meliputi tahapan :
               penyulaman, penyiangan, pemupukan, pemangkasan, perambatan, penyerbukan, dan
               pengendalian hama penyakit.
           2. Tindakan  pemeliharaan  atau  perawatan tanaman panili telah dilakukan secara optimal,
              teratur dan kontinyu, sehingga dapat tercapainya pertumbuhan tanaman yang baik,
              mengurangi resiko kerusakan oleh hama penyakit dan dapat meningkatkan produksi
              semaksimal mungkin.
Kata Kunci : Pemeliharaan tanaman panili, usia produktif.

KEPUASAN KONSUMEN : PENGARUH RELIABILITY, RESPONSIVENESS, ASSURANCE, EMPHATY, DAN TANGIBLES (Studi Kasus pada Sme’sco Mart Jalan Raya Lontar-Surabaya)

Oleh : Mei Indrawati
Dosen Pada Fakultas Ekonomi Universitas Wijaya Putra Surabaya

ABSTRAKSI

Sme’sco Mart yang berada di Jalan Raya Lontar-Surabaya terus berupaya untuk menciptakan nilai tambah bagi konsumennya dengan cara memberikan layanan yang berbeda dari para pesaingnya. Memberikan layanan yang memuaskan mempunyai peranan yang penting untuk menarik konsumen agar datang dan melakukan pembelian.
Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variebel  kualitas pelayanan yang terdiri dari Reliability, Responsivess, Assurance, Emphaty dan Tangibles terhadap kepuasan konsumen, baik secara parsial maupun secara simultan.
            Jenis penelitian adalah penelitian survei yang menggunakan hipotesis,  dengan menggunakan data primer. Skala pengukuran data yang digunakan adalah skala likert. Model analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Koefesien determinasi yang ditunjukkan oleh R square sebesar 0,826 berarti 82,6% Variabel Y (Kepuasan Konsumen) dipengaruhi oleh Variabel X1 (Reliability), X2 (Responsivess), X3 (Assurance), X4 (Emphahy), dan X5 (Tangibles).
Hipotesis yang menyatakan Variabel bebas, X1 (Reliability) X2 (Responsivess), X3 (Assurance), X4 (Empathy), dan X5 (Tangibles) secara simultan mempunyai pengaruh terhadap Variabel Y (Kepuasan Konsumen), terbukti kebenarannya. Hal ini dibuktikan dengan F hitung lebih besar dari F tabel (95,124 > 2,3113), dengan taraf signifikasi 0,000. Secara parsial variabel – variabel kualitas pelayanan yang berpengaruh terhadap kepuasan konsumen  yaitu X1 (Reliability), X2 (Responsivess), X4 (Emphaty), dan X5 (Tangibles). Sedangkan Variabel X3 (Assurance) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan konsumen
Kata Kunci : Kepuasan    Konsumen,    Reliability,     Responsivess,    Assurance, 
                       Emphaty dan  Tangibles

Selasa, 06 Desember 2011

TUGAS DAN FUNGSI JURUSITA/JURUSITA PENGGANTI PADA PENGADILAN AGAMA DALAM MENYAMPAIKAN PANGGILAN SIDANG


Farina Gandryani
Fakultas Hukum Universitas Wijaya Putra Surabaya
ABSTRAK
Dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1989  Lembaran Negara tahun 1989  tentang Pengadilan  Agama  maka Pengadilan Agama disejajarkan dengan Pengadilan lain, Pengadilan Agama mempunyai   kewenangan  mengadili perkara-perkara  tertentu dan mengenai golongan rakyat tertentu yang beragama Islam. Selanjutnya sejak tanggal 1 Juli 2004 berdasarkan Undang–Undang Nomor  4 tahun 2004 tentang kekuasaan Kehakiman Jo. Keputusan Presiden Nomor  21 tahun 2004, Lembaga Peradilan  Agama secara hirarki kelembagaan serta pembinaan dan pengawasan di dibidang Administrasi Umum/Sekretariat, yang meliputi keuangan (anggaran), kepegawaian dan administrasi umum lainnya, maupun tehnis yustisial peradilan dan administrasi yustisial (perkara) kesemuannya bermuara pada Mahkamah Agung RI selaku Lembaga Peradilan Negara Tertinggi. Untuk memantapkan kemadirian Pengadilan Agama oleh undang-undang  diadakan Jurusita/Jurusita Pengganti, sehingga Pengadilan Agama dapat melaksanakan keputusan-keputusanya sendiri, dengan demikian maka tugas kepeniteraan dan kesekretariatan tidak terganggu oleh tugas-tugas kejurusitaan.
Kata Kunci : Juru Sita/Juru Sita Pengganti, Pengadilan Agama, Panggilan Sidang

OPTIMASI PENDAPATAN USAHA TANI BERPOLA DIVERSIFIKASI

Oleh : Asmina Herawaty Sinaga
Dosen Koperasi Wil. I dpk. Pd. Fak. Pert. UDA Medan
Abstrak
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui luas lahan yang optimum diusahakan oleh petani untuk setiap jenis tanaman yang diusahakan dengan pola diversifikasi tiga jenis tanaman dan untuk mengetahui pendapatan maksimum dari kombinasi usaha tani yang dilakukan oleh petani.
Hasil penelitian menunjukan bahwa alokasi penggunaan lahan untuk setiap cabang usaha tani tanaman berpola di verifikasi tiga cabang usaha tani belum optimum, sehingga pendapatan yang diperoleh tani pada saat sekarang juga belum optimum.
Melalui perhitungan optimasi, keuntungan maksimum diperoleh bila padi sawah diusahakan seluas 0,46 Ha, jagung seluas 0,31 Ha dan kacang tanah seluas 0,23 Ha.
Kata kunci : Optimasi ; Diverifikasi.